Wakil Bupati Dompu Pimpin Rapat Pembahasan Penanganan Banjir

Thursday, March 25th 2021. | BERITA

Wakil Bupati Dompu H Syahrul Parsan ST, MT, Memimpin Rapat Pembahasan Penanganan Banjir di Wilayah Kecamatan Dompu dan Woja. Kamis, (25/03/2021)

DOMPUKAB.GO.ID – Wakil Bupati (Wabup) Dompu H Syahrul Parsan ST, MT, Kamis (25/3/2021) memimpin rapat pembahasan penanganan banjir di wilayah Kecamatan Dompu dan Woja. Hal ini dilakukan guna menentukan langkah untuk penanganan bencana tersebut.

Rapat yang berlangsung di ruang rapat Bupati Dompu ini, juga dihadiri Sekda Dompu Drs. H Muhibuddin M.Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad ST, M.Si, Plt. Kepala Bappeda Dompu, Kepala BPBD Dompu Jufri ST M.Si, Kepala Dinas PUPR Dompu Ir. Abdul Muis, Plt. Kepala Perkim Ir. Syamsuddin, Kepala Dinas Sosial Dompu H Tajudin, Kepala Dikes Dompu Hj Iris Juwita SKM, M.Kes, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Dompu Ilham SP, Kabag Kesra Dompu Drs.Tarmiji, Kabag Pembangunan Syamsuddin, Kabag Ekonomi, Plt Camat Dompu A. Halik S.Sos dan Camat Woja Suherman.

“Rapat ini membahas mengenai dampak bencana banjir yang menggenangi areal pemukiman masyarakat yang ada di beberapa Kelurahan dan Desa di Kecamatan Dompu dan Woja,” ujar Wabup Dompu.

Ia pun menyampaikan, perlu mencarikan solusi untuk mengatasi masalah yang timbul akibat bencana banjir dan merumuskan langkah tepat, efektif dan efisien, guna mengantisipasi kembali terjadinya banjir. “Ini yang perlu kita rumuskan,” terangnya.

Kepala Dinas PUPR Dompu Ir. Abdul Muis, juga menyampaikan bahwa kejadian bencana banjir di wilayah Kecamatan Dompu dan Woja kemarin, sama dengan kejadian pada tahun 2012 lalu. Ia mengungkapkan, penyebabnya karena curah hujan yang sangat deras.

Bahkan, berdasarkan hasil penelusuran pihak PUPR mulai dari wilayah Desa Manggenae Kecamatan Dompu (hulu) perbatasan antara wilayah Dompu dan Bima, hingga ke muara (Desa Wawonduru Kecamatan Woja), salah satu penyebab karena badan sungai sudah mulai menyempit, sehingga ketika air banjir dari sungai Silo dan sungai Laju yang melintas di wilayah Kota ke wilayah Woja, air banjir tidak bisa maksimal (tertahan) di muara karena laut sedang pasang. “Itulah penyebab utamanya,” bebernya.

Kepala BPBD Dompu Jufri ST, M.Si, juga mengatakan kejadian banjir di wilayah Kecamatan Dompu dan Woja (khususnya di bantaran sepanjang sungai Laju dan Silo), terjadi karena intensitas hujan saat itu cukup tinggi dan berlangsung lama. “Selain itu bahwa persoalan di bagian Hulu menjadi permasalahan serius. Solusinya yakni perbaikan dan pengawasan di bagian Hulu,” sarannya.

Kepala Dinas Sosial Dompu H Tajudin, mengaku bahwa pihaknya sudah mensuplai makanan pada saat kejadian banjir bagi warga terdampak (makan malam dan pagi). “Kami sudah menyalurkan makanan kepada warga terdampak di Kelurahan Potu dan Karijawa sebanyak 300 bungkus nasi (makan malam) dan untuk makan pagi sebanyak 900 bungkus nasi di Desa Wawonduru.

“Kami juga akan menyalurkan makan siang berupa nasi bungkus.
Pada hari Jumat kami akan akan melakukan droping logistik serta melakukan pendataan sinkronisasi data dengan BPBD agar bantuan bisa tepat sasaran dan untuk sementara dapur umum belum diperlukan,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Dompu, Ilham SP, mengatakan, pihaknya
telah melakukan pemantauan dilokasi banjir. “Siang ini data mengenai dampak banjir untuk bidang pertanian dan perkebunan akan segera diselesaikan,” jelasnya.

Kepala Dikes Dompu, Hj Iris Juwita SKM, M.Kes, mengatakan sejak semalam pihaknya sudah melakukan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir, dimana petugas yang diturunkan yakni dari Puskesmas Dompu Kota (Kecamatan Dompu) dan Puskesmas Dompu Barat (Kecamatan Woja). “Paska Banjir pihak Dikes akan melakukan disinfektan dan Fogging untuk mencegah Covid-19 dan DBD,” terangnya.

Berdasarkan informasi dihimpun, hasil pada rapat ini pun, Wakil Bupati Dompu H Syahrul Parsan ST, MT, meminta agar Kadis PUPR dan Kadis Perkim, untuk melakukan analisa mengapa bisa terjadi banjir.

Sebab, berdasar laporan dari Kades Katua dan Manggenae bahwa perbatasan antara Dompu – Bima, kondisi sekarang disisi kanan dari jembatan di jalan raya Lintas Bima Dompu Sumbawa sangat rawan terjadi longsor, karena kondisi gunung yang sudah gundul.

Dasar ini pun, Wabup Dompu juga meminta agar segera dicek dan mengambil langkah serta upaya untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan yang dapat merugikan masyarakat Kabupaten Dompu. Segera juga dibuatkan pos layanan kesehatan agar supaya Dikes segera membuka posko dilokasi banjir.

Diminta kepada seluruh OPD
agar berkordinasi dengan baik untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. Pada Hari Jumat tanggal 26 Maret 2021, dalam rangka program Jumat bersih, diharapkan kepada seluruh ASN dimasing-masing OPD agar hadir untuk bersama sama melakukan kegiatan bergotong royong untuk membantu membersihkan sisa banjir yang menggenangi areal pemukiman warga. (TM KOMINFO)

Related For Wakil Bupati Dompu Pimpin Rapat Pembahasan Penanganan Banjir