Dompu, 12 Februari 2026 – Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, menghadiri secara langsung acara Pembukaan Forum Anak Daerah Periode 2026-2029 (sebelumnya dikenal sebagai Temu Anak Daerah) yang diselenggarakan di Ruang Terbuka Hijau Lingkungan Karijawa, Kabupaten Dompu. Kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi serta mengumpulkan aspirasi generasi muda ini diikuti oleh unsur pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan perwakilan anak dari seluruh wilayah kabupaten.
Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Dompu turut menghadiri sebagai anggota tim pendukung pelaksana acara, yang menjadi bukti komitmen pemerintah daerah terhadap perkembangan dan kesejahteraan anak serta pemuda Dompu. Selain pejabat OPD, acara dihadiri oleh 40 orang perwakilan Anak Daerah yang mewakili sekolah-sekolah dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas, dengan cakupan wilayah dari Kecamatan Hu'u, Kecamatan Kilo, hingga Kecamatan Pekat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Forum Anak Daerah bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan sebagai wadah komunikasi langsung antara pemerintah dan generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah.
"Anak tidak boleh hanya dijadikan objek pembangunan, melainkan harus ditempatkan sebagai subjek aktif. Anak diakui memiliki konsep berpikir, ide kreatif, dan kemampuan yang patut didengarkan serta diikutsertakan dalam proses perencanaan pembangunan mulai dari tingkat pusat hingga desa atau kelurahan. Dengan demikian, pembangunan daerah akan menjadi upaya yang tidak hanya 'untuk anak' tetapi juga 'bersama anak', menjadikan suara mereka sebagai bagian integral dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada masa depan mereka," tegas Wakil Bupati.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3A) Kabupaten Dompu, Miftahul Su'adah, ST, dalam laporannya menjelaskan bahwa perwakilan Anak Daerah yang terpilih akan berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menangani isu-isu yang berkaitan dengan anak di tingkat kecamatan, sekaligus berperan aktif dalam upaya meminimalisir kasus-kasus yang dapat mengganggu kesejahteraan anak di Kabupaten Dompu.
Pada kesempatan yang sama, peserta juga diberikan pemahaman dasar mengenai hak dan perlindungan anak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat kebersamaan, serta kesadaran akan peran penting mereka dalam membangun Kabupaten Dompu yang lebih maju dan sejahtera di masa mendatang. (TM Kominfo)