Belajar Tentang Terpijar, Plt Gubernur Kalteng Kunker di Dompu

Tuesday, October 27th 2020. | BERITA

Plt Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail bin Yahya menerima plakat dari Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu Muhibuddin M.Si atas kunjungan kerja di Kabupaten Dompu. Selasa, (27/10/2020)

DOMPUKAB.GO.ID – Plt Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail bin Yahya bersama rombongan, Selasa (27/10/2020) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Dompu. Kunker ini, dalam rangka mengetahui lebih dekat tentang program unggulan yakni Tebu, Rumput Laut, Jagung dan Sapi (Terpijar).

Kehadiran Plt Gubernur dan rombongan ini disambut di Pandopo Bupati Dompu oleh Plt. Sekda Dompu Drs. H. Muhibuddin M.Si bersama jajarannya di Pemda Dompu. Hadir juga, Dandim 1614/Dompu letkol inf. Ali Cahyono. S. Kom, Wakapolres Dompu, Ketua DPRD Dompu, Ketua Pengadilan Negeri Dompu, Ketua Pengadilan Agama Dompu, Staf Ahli Bupati Dompu, para asisten Lingkup Setda Dompu dan para pimpinan OPD se-Kabupaten Dompu, Kabag lingkup Setda Dompu, tokoh agama, masyarakat dan tokoh Pemuda.

Plt. Sekda Dompu Drs. H. Muhibuddin M.Si, menyampaikan tentang program Jagung, Tebu, Sapi dan Rumput Laut (TERPIJAR) di Kabupaten Dompu. Ia menyebut, program tersebut telah membangun kesejahteraan rakyat Bumi Nggahi Rawi Pahu yang dapat menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

PLT Gubernur Habib Ismail Bin Yahya (baju hijau) dan  Plt. Sekda Dompu Drs. H. Muhibuddin M.Si (baju khaki masker putih) Bersama Jajarannya Mengunjungi Kelompok Ternak Di Kelurahan Kandai I

“Dengan program ini pula, Dompu berhasil mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan daya beli masyarakat dan berdampak positif pada pertumbuhan kesejahteraan di bidang kesehatan, pendidikan dan sosial kemasyarakatan hingga mampu berkontribusi kepada Negara dalam mengurangi impor jagung Nasional,” ungkapnya.

Sekda juga menyebut, program tersebut juga telah mampu memberikan dampak yang cukup baik pada pembangunan investasi besar dalam daerah. Seperti pabrik gula yang dibangun Perusahaan Sejahtera Mandiri Sentosa (PT SMS) di Kecamatan Pekat dan perusahaan pertambangan Sumbawa Timur Mining (PT STM) di Kecamatan Hu’u.

“Upaya dan langkah strategis pemerintah dalam membangun pangan di Dompu, terutama jagung, sapi dan tebu. Langkah tersebut tentu fokus pada beberapa hal, seperti penyelesaian masalah, berani mengambil resiko dan melaksanakannya dengan perhitungan yang tepat,” katanya.

Selain itu lanjut Sekda, langkah lainya harus ada dukungan dari berbagai lembaga, perencanaan pembiayaan yang tepat serta ada kerjasama dengan komponen lainnya, seperti TNI/Polri (Babinsa/Babinkam) maupun penyuluh lainnya.

“Pemerintah juga harus dapat memotivasi warga secara terus menerus serta harus bisa menjaga momentum harga dengan baik, serta mampu mendorong terwujudnya indusrialisasi dalam daerah,” jelasnya.

Plt Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail bin Yahya, melalui sambutannya mengaku merasa bangga bisa melakukan Kunker di Kabupaten Dompu. “Dengan menurunnya angka kemiskinan dan meningkatnya suatu indikator daerah yang bisa membangun ekonomi yang tinggi untuk masyarakatnya,” ujarnya.

Lebih jauh Ia berharap kepada pemerintah Kabupaten Dompu, untuk mendidik dan mengarahkan para petani di Kalteng supaya bisa berhasil seperti petani yang ada di Kabupaten Dompu. “Ini yang kami harapkan,” terangnya.

Foto bersama Plt Gubernur Kalteng dan rombongan bersama Sekda Kabupaten Dompu

Usai penyampaianya ini pun, rombongan melakukan peninjauan
perkembangan pertanian di Kabupaten Dompu di Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu di kelompok Tani Ternak kalampa sama di kelurahan setempat.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Zainal Arifin, menyampaikan terus meningkatkan kualitas daging ternak, Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) juga terus meningkatkan kualitas dan pengembangbiakan ternak sapi.

“Sampai saat ini kami terus berusaha memfasilitasi peternak, pertani dan petugas untuk pemberian pakan ternak yang bermutu melalui Lamtoro Taramba,” ungkapnya.

Ia menyebut, populasi ternak di wilayah Kabupaten Dompu terbilang banyak. Hal itu terbukti, dengan banyaknya permintaan (pembelian) ternak Sapi dari wilayah Kabupaten Dompu untuk dibawa ke Bima, Sumbawa dan Lombok serta wilayah lainnya.

Ia juga menyebut, jumlah kelompok ternak di Kabupaten Dompu terbilang banyak dan saat ini pihaknya sedang menginventaris keberadaan kelompok ternak tersebut.

“Tapi perlu juga diketahui, kegiatan kami di tingkat lapangan tidak hanya bersentuhan langsung dengan kelompok, tapi lebih banyak di tingkat individu (peternak) seperti yang kami lakukan dibeberapa wilayah kecamatan,” terangnya.

Disela waktu, Anggota kelompok ternak Buyung suriansyah, pada kesempatan ini menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua rombongan yang telah hadir di lokasi ini.

Ia menceritakan, kelompok tani ternak ini terbentuk sejak tahun 2006. Setelah Tahun 2013 ada program dari provinsi NTB yakni bumi sejuta sapi.

“Saat itu, kami langsung membuat persiapan sandang dan segala macamnya. Setelah itu kami memasukkan proposal alhamdulillah kami mendapat bantuan dari universitas melakui program penyelamatan betina produktif. Sehingga pada saat itu kami mendapat bantuan anggaran
bukan hanya untuk pembelian sapi betina saja, tapi waktu itu kami membeli 40 ekor dan harganya sekitar 5 juta perekor,” paparnya.

Usai dilokasi ini, para rombongan kembali melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi di Gudang Jagung PT. Segar Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa. (TM KOMINFO)

Related For Belajar Tentang Terpijar, Plt Gubernur Kalteng Kunker di Dompu